Wednesday, September 12, 2012

Menunggu itu (bisa) Menyenangkan




Menunggu itu membosankan.

itu kalimat klise yang kebanyakan orang pakai ketika ia sedang menunggu.
menurut saya enggak juga ah. Menunggu itu bisa juga menyenangkan.

iya sih, memang. menunggu itu membuang-buang waktu. Apalagi kalau nunggunya lama, terus kita ga tau mesti ngapain pas lagi nunggu. "ga ada kerjaan" istilahnya. Lalu akhirnya, kita mencoba membunuh rasa bosan itu dengan melakukan hal-hal yang sedikit menyenangkan bagi diri kita.

Tapi, sebenarnya disaat proses "Menunggu" itu, bukan kah kita tidak terlalu mencemaskan apa yang kita tunggu?
pikiran kita teralihkan oleh hal-hal yang kita lakukan untuk mengusir rasa bosan saat menunggu itu.

misalnya saat menunggu nomor antrian di Rumah Sakit. Pada awalnya, kita memang cemas dan berekspektasi terhadap apa yang akan terjadi di dalam kamar periksa nanti? si dokter akan bilang apa? nanti disuntik apa enggak? dokernya kira-kira cakep enggak? masih single atau sudah menikah?? Seksi enggak ??

Nah, Saat menunggu di Rumah Sakit, pikiran-pikiran itu teralihkan dengan menonton acara TV di ruang tunggu Rumah Sakit itu, teralihkan dengan membaca majalah, main game di gadget, ngupil dikit-dikit, nguping omongan ibu-ibu gendut dengan anaknya yang merengek-rengek ga mau berobat, berinteraksi di jejaring sosial, atau membuat tulisan untuk blog kayak gini. Hehehe...

Pokoknya, kita pasti melakukan hal-hal yang menyenangkan supaya sesaat kita melupakan kecemasan akan apa yang kita tunggu itu.

kalau sudah teralihkan, menunggu jadi (sedikit) menyenangkan.

ya, begitu juga dalam menunggu hal-hal dikehidupan.
Menunggu naik jabatan, Sidang Skripsi , atau bahkan menunggu Jodoh.
kita pasti cemas saat menunggu hal yang akan terjadi, tapi jika kita bisa mengalihkan pikiran dari hal itu dengan hal yang membuat kita nyaman, rasa cemas dan bosan saat menunggu itu akan hilang. Sedikit berkurang.
Setidaknya, itu cara agar menunggu jadi menyenangkan.

ga ngerti ya? hahaha, tunggu saja deh sampe ngerti. :p

Selamat Menunggu.

No comments:

Post a Comment

saran dan kritik dipersilahkan . . . . .